Setelah sehari sebelumnya menggelar balai pengobatan di Kp. Gunung Maod. Hari ini KORSA ITB kembali mangadakan balai pengobatan di kawasan terisolir lainnya di kawasan Karang tengah. KORSA menangani pasien sebanyak 80 orang . Di samping itu,KORSA pun tengah melakukan vaksinasi tetanus di POSKO Relawan di dekat terjadinya longsor Pasir Jambu, Ciwidey.
Korps Relawan Salman(KORSA) ITB kembali melakukan aksi kemanusiaan di lokasi longsor Ciwidey. Satu tim diberangkatkan ke daerah kampong Maod dimana kawasan merupakan kawasan terisolir pasca longsor. Di kawasan tersebut KORSA menggelar Balai pengobatan bagi korban yang terisolir. Disana KORSA telah menangani pasien sebanyak 63 orang.
Tim Ambulance KORSA saat ini sedang mengantar jenazah korban longsor Ciwidey ke Cimahi yang bernama Alm. Adang. Tim medis KORSA bekerja sama dengan Dinkes dan PMI stay dilokasi longsor dan melakukan pengobatan keliling
Tim KORSA yang saat ini tengah terjun kelapangan berjumlah 13 orang
- SDM KORSA: Kholik, Pras,Dudi Sefs
- Medik [koas]: Bagus, s.ked. Intan, s.ked. dan Fariz, s.ked.
- Medik [FK UNPAD] : Dani, Nannash, Ayu, Arya, dan Hamda
- dan jurnalis Salman Media: Danar

Selasa, 23 Februari 2010 16:14 WIB
Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat
westjavalive.com
Bandung, (tvOne)
Bencana tanah longsor terjadi di RW 18, Desa Tenjolaya, Kampung Dewata, Kecamatan Pasirjambu, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/2).
Menurut Kapolres Kabupaten Bandung, AKBP Imron Yunus, bencana ini sedikitnya menimbun 60 warga. Empat di antaranya ditemukan tewas yakni tiga orang dewasa dan seorang anak.
Menurut Imron, longsor terjadi menyusul hujan deras yang mengguyur kawasan Ciwidey sejak semalam. Longsor terjadi di pagi hari saat orang-orang belum berangkat beraktivitas.
Evakuasi hingga kini masih terus dilakukan untuk mencari korban yan tertimbun. Tim SAR menemui kesulitan karena lokasi longsor yang terletak di Perkebunan Teh Dewata cukup berat.
Sumber: http://nusantara.tvone.co.id/berita/view/33565/2010/02/23/longsor_di_ciwidey_timbun_60_orang/
Bantuan melalui KORSA dapat disalurkan melalui
No. Rekening Infak Rumah Amal Salman ITB:
1. Bank Muamalat ( 102-000-11115 )
2. Bank BNI 46 ( 002-8683-291 )
3. Bank Mandiri ( 007- 0192-638 )
4. Bank Bukopin Syariah ( 8800-141-045 )
5. BCA ( 777-0857-605 )
Hujan lebat yang mengguyur Bandung beberapa hari terakhir membuat sungai Citarik meluap dan membanjiri kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Warga yang rumahnya tergenang mulai merasa tidak nyaman. Walaupun dalam 24 jam air setinggi 2 meter itu surut, lumpur sisa banjir membuat warga mengalami gatal-gatal, kutu air, batuk-batuk dan penyakit lainnya.
Sebagai aksi cepat tanggap terhadap bencana ini, pada hari Sabtu, 6 Februari 2010 Korps Relawan Salman ITB (KORSA) terjun ke lokasi. KORSA menggelar pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis sejak pukul 09.00 – 15.00 WIB di Madrasah Masjid Agung Rancaekek. Lebih dari 100 warga hadir di pos KORSA. Mereka mengaku merasa terbantu dengan adanya program ini. Acara ini adalah bagian dari program Ayo Sehat! yang dicanangkan KORSA. Pelaksanaannya dilakukan lewat kerjasama dengan mahasiswa Fakultas Kedokteran UNPAD.
Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan rutin setiap bulan di daerah-daerah rawan bencana, kumuh, dan jauh dari lokasi rumah sakit atau puskesmas.[muhsin] Hujan lebat yang mengguyur Bandung beberapa hari terakhir membuat sungai Citarik meluap dan membanjiri kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Warga yang rumahnya tergenang mulai merasa tidak nyaman. Walaupun dalam 24 jam air setinggi 2 meter itu surut, lumpur sisa banjir membuat warga mengalami gatal-gatal, kutu air, batuk-batuk dan penyakit lainnya. Sebagai aksi cepat tanggap terhadap bencana ini, pada hari Sabtu, 6 Februari 2010 Korps Relawan Salman ITB (KORSA) terjun ke lokasi. KORSA menggelar pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis sejak pukul 09.00 – 15.00 WIB di Madrasah Masjid Agung Rancaekek. Lebih dari 100 warga hadir di pos KORSA. Mereka mengaku merasa terbantu dengan adanya program ini. Acara ini adalah bagian dari program Ayo Sehat! yang dicanangkan KORSA. Pelaksanaannya dilakukan lewat kerjasama dengan mahasiswa Fakultas Kedokteran UNPAD. Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan rutin setiap bulan di daerah-daerah rawan bencana, kumuh, dan jauh dari lokasi rumah sakit atau puskesmas.[muhsin]
Recent Comments